startup
Kamis, 02 April 2026 14:11 WIB
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Redaksi Daerah

JAKARTA — Micromanage atau micromanagement adalah suatu kondisi ketika atasan merasa perlu mengontrol setiap pekerjaan dan keputusan karyawan secara berlebihan, bahkan melebihi batas yang sehat dalam hubungan kerja.
Tidak sedikit karyawan atau pekerja yang mengalami hal ini. Mungkin, atasan yang turun langsung ke pekerjaan karyawan terkesan positif karena seperti peka dengan pekerjaan bawahan. Namun, hal ini justru menurunkan rasa percaya diri karyawan, menghilangkan kemandirian, dan menghambat kreativitas.
Selain itu, dampak micromanage juga bisa lebih parah. Micromanagement bisa memicu karyawan memilih resign, stres berkepanjangan, cemas, hingga depresi.
BACA JUGA: Kerja di Startup vs Korporat, Mana yang Jadi Target Gen Z?
Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengetahui ciri-ciri atasan yang micromanager agar Anda bisa bersiap untuk mengatasinya.
Dilansir dari Coursera, seseorang yang micromanager cenderung ingin mengontrol semuanya, jadi enggan memberi tugas kepada orang lain.
Hal inilah yang akhirnya membuat karyawan jadi bingung dan kurang termotivasi.
Atasan yang terlalu terlibat dalam detail kecil pekerjaan yang dikerjakan oleh karyawan bisa membuat karyawan tidak punya ruang untuk mandiri.
BACA JUGA: Mengungkap Sejarah THR, dari Hadiah Raja hingga Hak Wajib Pekerja
Anda diminta harus terus menerus memberi laporan, bahkan terlalu sering. Anda perlu hati-hati karena hal ini justru menghambat pekerjaan dan akhirnya memicu stres.
Seorang atasan yang micromanager lebih sibuk pada hal-hal kecil daripada tujuan besar tim atau perusahaan.
BACA JUGA: Cara Ideal Kelola THR Agar Tidak Cepat Ludes
Hal ini bisa jadi suatu pertanda bahwa karyawan yang merasa tidak dipercaya dan tidak dihargai akhirnya memutuskan keluar dari perusahaan tersebut.
Bukannya memberi arahan, atasan yang micromanage cenderung terlalu mengkritik. Hal ini akhirnya justru menurunkan kepercayaan diri karyawan.
BACA JUGA: 4 Perusahaan yang Gantikan Karyawan dengan AI
Deadline yang diterapkan atasan cenderung tidak realistis dan tidak mempertimbangkan kendala yang mungkin terjadi.
Itu tadi ciri-ciri atasan micromanage atau micromanager yang harus Anda waspadai sebagai karyawan atau bawahan.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 02 Apr 2026
Bagikan