Campak Mengintai, Kenali Gejala dan Langkah Pencegahannya

Selasa, 10 Maret 2026 12:12 WIB

Penulis:Redaksi Daerah

Editor:Redaksi Daerah

Waspada Campak! Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Waspada Campak! Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya (freepik.com/user18526052)

JAKARTA — Beberapa waktu lalu di bulan Februari 2026 Kemenkes Ri mendapatkan notifikasi resmi International Health Regulation (IHR) dari Otoritas Kesehatan Australia terkait temuan dua kasus campak pada warga negara asing (WNA) dengan riwayat perjalanan dari Indonesia pada Februari 2026. 

Dilansir dari laman resmi Kemenkes, kasus pertama campak terjadi pada seorang perempuan (18) dengan riwayat vaksinasi lengkap yang baru saja menempuh  rute Jakarta–Perth pada awal Februari. Kasus kedua melibatkan anak perempuan (6) tanpa riwayat imunisasi yang melakukan perjalanan Jakarta–Sydney pada pertengahan Februari. Keduanya terkonfirmasi positif melalui pemeriksaan PCR setelah menunjukkan gejala demam dan ruam.

Campak sendiri adalah salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak-anak. Selain itu, campak bisa menimbulkan berbagai komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat.

BACA JUGA: Cara Mencegah Tertular Infeksi Virus Nipah, Waspada!

Campak adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak (morbillivirus) yang menyebar melalui udara saat penderita batuk atau bersin.

Penyakit ini tergolong sangat menular dan biasa terjadi pada anak-anak, walaupun orang dewasa yang tidak pernah divaksin atau belum pernah mengalami campak juga berisiko terkena.

Gejala Campak

Gejala Campak

Gejala awal campak sebetulnya mirip dengan flu. Akan tetapi, ada beberapa gejala khas campak yang bisa muncul beberapa hari kemudian, seperti:

  1. Demam tinggi.
  2. Batuk, pilek, dan mata merah.
  3. Ruam merah, biasanya mulai dari wajah dan menyebar ke bagian tubuh lain.
  4. Muncul titik putih kecil di dalam mulut (bintik Koplik)

Diagnosis campak biasanya akan dilakukan meliputi pemeriksaan fisik dengan mengidentifikasi gejala khas campak yaitu ruam dan bintik Koplik. Selain itu, ada tes darah untuk mendeteksi keberadaan antibodi terhadap virus campak.

Cara Mengobati Campak

Cara Mengobati Campak

Hingga saat ini masih tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasi virus campak itu sendiri, tapi beberapa cara bisa membantu meringankan gejalanya, seperti berikut.

  1. Istirahat, untuk membantu tubuh anak untuk pulih dengan lebih cepat.
  2. Mengonsumsi obat penurun demam, seperti paracetamol.
  3. Penggunaan antibiotik, hanya jika ada komplikasi seperti infeksi telinga atau pneumonia yang disebabkan oleh bakteri.

Cara Mencegah Campak

Cara Mencegah Campak

Pencegahan campak paling efektif adalah dengan vaksinasi MMR (campak, gondongan, rubella). Vaksinasi MMR sangat dianjurkan untuk diberikan kepada anak-anak pada usia 9-12 bulan dan booster pada usia 5-6 tahun.

Selain itu, hindari kontak langsung dengan penderita campak. Jika Anda mengetahui ada seseorang yang terinfeksi campak, hindari kontak langsung dengannya.

Itu tadi penjelasan mengenai kasus campak yang kini kembali ramai di Indonesia, waspada!

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 10 Mar 2026