Kapal Pesiar Diselimuti Wabah Hantavirus, Korban Jiwa Bertambah

Redaksi Daerah - Kamis, 07 Mei 2026 19:01 WIB
Waspada, 3 Orang Dikabarkan Tewas Akibat Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar (freepik.com/wirestock)

JAKARTA — Beberapa waktu lalu viral mengenai informasi soal adanya penyebaran wabah virus Hantavirus yang menyebabkan kasus meninggal dunia.

Seperti yang dilansir dari Healthline, ada tiga orang yang dikabarkan meninggal dunia dan beberapa orang lainnya jatuh sakit di sebuah kapal pesiar Belanda, MV Hondius akibat dugaan wabah hantavirus.

Kapal MV Hondius dioperasikan oleh Oceanwide Expeditions yang saat ini berada di perairan dekat Cape Verde, kepulauan kecil di Samudra Atlantik, lepas pantai Afrika Barat. Pemerintah Cape Verde juga menolak sandar dari kapal tersebut karena kekhawatiran wabah hantavirus menyebar ke daratan.

BACA JUGA: 3 Penyakit yang Kerap Menyerang Usai Lebaran, Waspada!

Korban meninggal tersebut terdiri dari pasangan suami istri asal Belanda dan satu warga Jerman yang juga merupakan penumpang kapal. Sementara itu, seorang warga Inggris dikabarkan telah dievakuasi ke Afrika Selatan untuk menjalani perawatan setelah menjadi orang pertama yang didiagnosis terinfeksi hantavirus.

Menurut WHO sendiri, sudah ada tujuh kasus yang teridentifikasi hantavirus, yaitu dua kasus terkonfirmasi laboratorium dan lima kasus lainnya masih dugaan. Hingga sampai saat ini, dua dari tiga kasus kematian tersebut telah dikaitkan dengan hantavirus.

Meski begitu, WHO menyatakan bahwa risiko penyebaran hantavirus ke masyarakat umum masih rendah.

BACA JUGA: Ternyata Ini 5 Penyebab Utama Anda Diare Usai Lebaran

Apa Itu Wabah Hantavirus?

Dilansir dari Healthline, hantavirus adalah suatu kelompok virus yang ditularkan lewat urine, kotoran, atau air liur tikus liar. Virus ini bahkan bisa menyebar lewat debu atau partikel udara yang terkontaminasi, terutama di ruangan tertutup dan minim ventilasi.

Kasus hantavirus pada manusia sebenarnya cukup jarang terjadi, tapi infeksinya bisa sangat berbahaya bahkan mematikan. Gejala awal dari hantavirus biasanya mirip dengan flu, seperti demam, nyeri tubuh, sakit kepala, muntah-muntah, hingga gangguan pernapasan berat.

Di wilayah Amerika Utara dan Selatan, hantavirus dapat menimbulkan penyakit serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), yang menyerang paru-paru dan membuat penderitanya jadi sulit untuk bernapas.

BACA JUGA: Waspada Campak! Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kronologi Tersebarnya Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar

Kronologi Tersebarnya Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar

Seperti yang dilaporkan oleh Healthline, kapal MV Hondius berangkat dari Ushuaia di Argentina pada Maret lalu untuk pelayaran ekspedisi panjang. Rutenya meliputi Antarctica, Falkland Islands, hingga Cape Verde.

Seorang pria Belanda berusia 70 tahun meninggal pada 11 April setelah mengalami demam, sakit kepala, dan nyeri perut. Jenazahnya diturunkan di Saint Helena pada 24 April.

Istrinya yang berusia 69 tahun ikut turun dari kapal untuk memulangkan jenazah sang suami ke Belanda. Namun dalam perjalanan, ia mulai menunjukkan gejala sakit dan akhirnya meninggal di Bandara Internasional O. R. Tambo di Afrika Selatan.

Pada 27 April, seorang penumpang asal Inggris jatuh sakit parah setelah kapal meninggalkan Saint Helena. Ia kemudian dipindahkan ke Johannesburg dan menjadi kasus hantavirus pertama yang terkonfirmasi secara laboratorium dalam insiden ini.

Situasi di kapal terus memburuk ketika seorang warga Jerman meninggal pada 2 Mei. Penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan.

Dua awak kapal lainnya, yang masing-masing warga Inggris dan Belanda, juga dilaporkan mengalami gejala yang mirip hantavirus. Salah satunya mengalami kondisi ringan, sementara lainnya cukup serius dan membutuhkan penanganan medis segera.

Sekitar 150 orang, termasuk penumpang dan kru dari lebih dari 20 negara, masih berada di atas kapal.

BACA JUGA: Cara Cegah Sakit Tenggorokan Saat Musim Hujan, Hati-hati!

Dugaan Penyebaran Hantavirus

Dugaan Penyebaran Hantavirus

Mengutip dari Healthline, para ahli menduga virus bisa berasal dari Argentina, lokasi awal keberangkatan kapal. Ada kemungkinan seseorang sudah terinfeksi sebelum naik kapal, lalu menularkannya ke orang lain. Kemungkinan lain adalah adanya tikus yang sudah berada di kapal dan menjadi sumber penularan.

Jenis hantavirus yang diketahui bisa menular antarmanusia, yaitu Andes Virus, memang ditemukan di Argentina.

BACA JUGA: Cara Mencegah Tertular Infeksi Virus Nipah, Waspada!

Itu tadi penjelasan mengenai penyebaran hantavirus yang kini sedang terjadi dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 07 Mei 2026

Editor: Redaksi Daerah

RELATED NEWS