Ingin Beli Rumah? Siapkan 6 Biaya Tambahan yang Sering Terlupakan
JAKARTA — Membeli rumah kerap dianggap sebagai sebuah pencapaian besar dalam hidup. Selain itu, pembelian rumah juga tak jarang dianggap sebagai investasi jangka panjang yang menjanjikan.
Akan tetapi, banyak calon pembeli yang selama ini hanya berfokus pada harga rumah dan cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), tanpa mempertimbangkan sejumlah pengeluaran lain yang harus disiapkan.
Biaya ekstra ini kalau tidak diperhitungkan sejak awal, bisa membebani kondisi keuangan apalagi setelah proses pembelian selesai.
BACA JUGA: 5 Biaya Tersembunyi Saat Membeli Mobil Baru atau Bekas, Wajib Tahu!
Berikut beberapa biaya tersembunyi dari pembelian rumah yang wajib kamu pertimbangkan sebelum mantap membelinya.
Hidden Cost Pembelian Rumah yang Perlu Dipertimbangkan
Biaya Pindahan dan Furnitur

Banyak pembeli yang hanya fokus pada uang muka rumah, padahal masih ada biaya lainnya, seperti jasa pindahan, membeli furnitur dan perlengkapan rumah.
Selain itu, mungkin ada beberapa renovasi atau perbaikan yang perlu dilakukan dengan segera setelah kamu menempati rumah.
Jika biaya ini tidak disiapkan dari awal, bisa jadi kamu akan terbebani dengan total biayanya yang tidak sedikit.
BACA JUGA: 7 Hobi yang Bisa Dimanfaatkan Jadi Ladang Uang, Auto Cuan!
Biaya Perawatan Rumah

Berbeda dengan menyewa rumah, di mana pemilik properti biasanya bertanggung jawab atas perbaikan, pemilik rumah harus menanggung sendiri seluruh biaya perawatan.
Karena kini kamu yang memiliki rumah, berarti kamu perlu menyisihkan uang untuk biaya perawatan rumah, seperti perbaikan atap, perbaikan saluran air atau pipa, penggantian peralatan rumah tangga, perawatan taman dan halaman, dan servis AC.
Rumah yang masih baru juga tetap membutuhkan perawatan, seperti memperbaiki toilet yang bocor hingga perawatan berbagai bagian rumah lainnya.
Selain itu, melakukan perawatan secara rutin bisa menjaga nilai rumah sekaligus mencegah kerusakan lebih besar dan lebih mahal di kemudian hari.
BACA JUGA: Shadow Economy di Kasus Sentul: Seberapa Besar Kekayaan yang Masih Tersembunyi?
Pajak Properti

Besaran pajak properti tentu berbeda tergantung lokasinya. Di Indonesia sendiri pajak ini terdiri dari dua jenis yaitu pajak transaksi saat jual-beli dan pajak kepemilikan tahunan.
Pajak kepemilikan tahunan ini adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang wajib dibayar tiap tahun.
Biaya Asuransi Rumah

Bagi kamu yang membeli rumah lewat KPR, salah satu biaya yang harus kamu siapkan adalah membayar asuransi jiwa KPR untuk melunasi sisa pinjaman ketika debitur meninggal dunia, dan asuransi kebakaran/rumah.
Asuransi kebakaran/rumah ini berfungsi untuk melindungi jika terjadi risiko kebakaran, bencana alam, hingga kerusakan struktur.
BACA JUGA: 5 Barang Ini Sebaiknya Segera Dijual Kelas Menengah untuk Raih Tambahan Uang
Tagihan Utilitas

Memiliki rumah sendiri pada umumnya membuat tagihan utilitas jadi jauh lebih besar daripada saat kamu tinggal di rumah sewa.
Pengeluaran yang biasanya kamu keluarkan seperti biaya listrik untuk pendingin ruangan, tagihan air dan saluran pembuangan, dan biaya pengelolaan sampah.
Iuran untuk Lingkungan

Membeli rumah berarti membuatmu mau tidak mau harus hidup bertetangga.
Saat hidup bertetangga, mungkin kamu harus mengeluarkan beberapa iuran untuk urusan lingkungan sekitar rumah, seperti untuk perawatan taman dan area bersama, perawatan lampu, fasilitas umum, dan sebagainya.
Bagi sebagian orang, biaya ini mungkin sebanding dengan kenyamanan dan kualitas lingkungan jadi lebih terjaga.
BACA JUGA: In This Economy, 7 Barang Ini Bisa Dijual untuk Tambah Uang Bertahan Hidup
Itu tadi beberapa hidden cost atau biaya tersembunyi saat membeli rumah yang sering luput dari perhitungan.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 14 Jul 2026
