Kesehatan
Kamis, 08 Januari 2026 12:32 WIB
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Redaksi Daerah

JAKARTA — Tahun baru, biasanya kita akan membuat berbagai resolusi baru, mulai dari rajin olahraga, makan lebih sehat, lebih hemat, dan meninggalkan kebiasaan buruk terutama tentang keuangan.
Apakah di tahun 2026 ini Anda ingin lebih disiplin mengelola keuangan dan menabung lebih banyak? Jika iya, ada baiknya Anda berhenti membeli beberapa hal agar Anda tidak lagi buang-buang uang, apalagi barang tersebut tidak terlalu Anda butuhkan.
Berikut barang-barang yang harus stop Anda beli di 2026 agar tabungan semakin meningkat.
BACA JUGA: 3 Cara Bijak Mengikuti Nasihat Keuangan Finfluencer
Berhenti membeli sesuatu hanya karena sedang diskon. Kalau Anda tidak butuh barang tersebut, harga murah tidak tiba-tiba membuat Anda jadi perlu membutuhkannya.
Fokus membeli barang yang memang Anda butuhkan.
Membeli baju baru yang benar-benar Anda butuhkan dengan harga penuh adalah pemborosan.
Padahal, biasanya toko akan segera mendiskon baju tersebut apalagi setelah dirilis dalam waktu yang lama.
BACA JUGA: Tips Keuangan 2026 untuk Karyawan Agar Tetap Aman
Produk kebutuhan dapur bermerek terkenal biasanya lebih mahal, tapi kualitasnya belum tentu jauh berbeda dengan produk yang lebih murah.
Lebih baik Anda fokus membeli bahan makanan yang berkualitas, bukan berdasarkan mereknya.
Berhenti sering-sering beli makan siang di luar. Mungkin makan siang senilai Rp20.000-Rp50.000 di luar memang menyenangkan dan praktis, tapi bisa jadi jutaan rupiah jika dikumpulkan dalam waktu sebulan.
Setiap tahun akan selalu muncul minuman dengan rasa unik atau tren baru, seperti yang baru-baru ini ada tren milk tea dan matcha.
Padahal, belum tentu minuman tersebut baik untuk kesehatan apalagi untuk kondisi keuangan Anda.
Jika minum minuman tren kekinian sudah jadi kebiasaan, maka pengeluaran Anda akan terus meningkat.
BACA JUGA: 5 Trik Psikologis untuk Mengurangi Keinginan Anda Belanja Terus Menerus
Kemeja seharga Rp75.000 memang terasa murah. Akan tetapi, bisa jadi jahitannya tidak bagus, dan kain yang digunakan juga mudah robek.
Produk-produk seperti ini mendorong kita untuk melakukan pembelian kecil terus menerus, yang pada akhirnya justru lebih mahal daripada hanya membeli sedikit pakaian tapi berkualitas baik.
Banyak iklan suplemen, gummy, atau kapsul yang menjanjikan tidur yang nyenyak, kulit glowing, dan fokus pada hasil instan.
Padahal suplemen tersebut belum tentu cocok untuk tubuh Anda atau belum tentu bermanfaat untuk tubuh. Namun, klaim tersebut memang menggoda kita jadi ingin membelinya, akhirnya kita jadi punya lemari penuh produk ‘ajaib’ yang jarang dipakai.
Mengejar untuk mengoleksi produk makeup atau skincare yang sedang viral justru berakhir dengan laci penuh botol setengah terpakai.
Lebih baik, Anda membeli produk kecantikan yang memang sudah sering Anda gunakan dan cocok untuk kondisi kulit Anda.
BACA JUGA: 10 Ciri-ciri Pasangan Anda Red Flag Soal Keuangan, Waspadai Sebelum Menikah!
Membeli lilin, bantal, atau dekorasi baru setiap ada momen khusus akan membuat Anda terjebak dalam siklus belanja tanpa akhir.
Padahal, tren cepat berganti, tapi tagihan barang-barang tersebut tetap ada.
Mengisi dapur dengan camilan untuk tamu yang jarang datang atau menyenangkan suasana hati saja akan memicu pemborosan kecil.
Jika hal ini dilakukan terus menerus, maka akan menggerus keuangan Anda.
Jika ponsel lama Anda masih berfungsi dengan baik dan optimal, upgrade ponsel tahunan sebenarnya tidak perlu untuk Anda lakukan.
Jadi, tahan keinginan Anda untuk membeli ponsel baru di tahun 2026 dan tabung uangnya.
BACA JUGA: 5 Dampak Buruk Financial FOMO terhadap Keuangan Anda, Hati-hati!
Itu tadi beberapa barang yang sebaiknya tidak Anda beli lagi di tahun 2026 agar tabungan semakin meningkat.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 08 Jan 2026
Bagikan