Hindari 3 Makanan Ini Saat Sahur Agar Tetap Kuat

Redaksi Daerah - Jumat, 20 Februari 2026 10:58 WIB
3 Makanan yang Tidak Boleh Anda Konsumsi Saat Sahur (freepik.com)

JAKARTA — Sahur adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan apalagi ketika Anda ikut beribadah puasa Ramadan. Namun, mengingat sahur dilaksanakan di antara waktu tidur, seperti jam 03.00, kita mungkin bangun untuk sahur dalam kondisi setengah sadar lalu asal mengambil makanan yang tersedia.

Padahal, pilihan makanan saat sahur sangat berpengaruh pada kondisi tubuh Anda sepanjang hari. Oleh karena itu, agar tetap bertenaga dan terhidrasi selama puasa Ramadan, Anda perlu menghindari tiga jenis makanan berikut ini.

BACA JUGA: 3 Efek Negatif Makan Terlalu Banyak Saat Sahur

Makanan Terlarang untuk Dikonsumsi Saat Sahur

Makanan Terlarang untuk Dikonsumsi Saat Sahur

1. Makanan Tinggi Garam

Makanan Tinggi Garam Jangan DIkonsumsi Saat Sahur

Garam tidak hanya dapat meningkatkan tekanan darah dalam tubuh Anda, tetapi juga membuat Anda mudah merasa lebih haus saat berpuasa. Contoh makanan asin yang sering dikonsumsi saat sahur antara lain mi instan, keripik, keju asin, serta acar.

Cobalah mengurangi penggunaan garam saat memasak dan periksa label nutrisi pada makanan kemasan. Selain itu, Anda juga bisa memilih makanan dengan kandungan natrium lebih rendah, idealnya sekitar 120 mg atau kurang per 100 gram.

BACA JUGA: 5 Alasan Anda Harus Olahraga Selama Ramadan

2. Makanan Tinggi Lemak

Makanan Tinggi Lemak Seperti Gorengan Jangan Dikonsumsi Saat Sahur

Lemak memang dibutuhkan tubuh, tetapi sering kali kita mengonsumsi jenis lemak yang kurang sehat dan dalam jumlah berlebihan.

Lemak jahat tersebut bisa berupa makanan gorengan seperti pastel, kentang goreng, nugget, dan sebagainya yang cukup populer dikonsumsi banyak orang saat sahur. Selain itu, makanan tinggi keju, mentega, dan daging olahan juga tinggi lemak.

Makanan tersebut bisa memicu heartburn (rasa panas di dada), memperparah asam lambung, meningkatkan peradangan, serta tinggi kalori sehingga berisiko menyebabkan kenaikan berat badan selama Ramadan.

Sebaiknya Anda membatasi konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dari produk hewani tinggi lemak, daging olahan, mentega, minyak kelapa, dan minyak sawit (yang banyak terdapat pada makanan olahan).

Gantilah dengan lemak sehat dalam jumlah wajar, seperti minyak zaitun, alpukat, serta asam lemak omega-3 dan omega-6 dari ikan dan kacang-kacangan.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Protein untuk Jaga Stamina Selama Puasa

3. Makanan yang Mengandung Gula Sederhana

Makanan yang Mengandung Gula Sederhana Seperti Roti Sebaiknya Dihindari untuk Dikonsumsi Saat Sahur

Banyak orang mengonsumsi makanan manis saat sahur. Meski tinggi kalori, makanan ini tidak memberikan energi tahan lama. Biasanya, satu atau dua jam setelah sahur, tubuh justru terasa lemas.

Hal ini terjadi karena gula sederhana melepaskan energi dengan cepat dalam waktu singkat, lalu menyebabkan lonjakan gula darah yang memicu produksi insulin secara besar-besaran. Akibatnya, tubuh menjadi cepat lelah.

Selain itu, hindari sereal olahan seperti cornflakes, serta makanan yang mengandung karbohidrat olahan seperti tepung putih, roti putih, dan nasi putih. Makanan ini rendah serat dan membuat Anda cepat lapar kembali.

BACA JUGA: 7 Cara Atasi Rasa Kantuk Saat Puasa Agar Tetap Produktif

Itu tadi beberapa makanan yang sebaiknya tidak Anda konsumsi saat sahur agar tubuh tetap bertenaga selama puasa Ramadan.

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 20 Feb 2026

Editor: Redaksi Daerah

RELATED NEWS